Senin, 14 Oktober 2013 0 komentar

kawah ijen season 2

Sabtu, 07 September 2013 0 komentar

Sriwijaya On Wikend

Hari ini berdasaran ajakan seorang temen,saia rencana nya mau ikut rafting di sungai kasembon ,rafting kasembon sudah exsis sejak lama namun ,baru kali ini baru saia berkesempatan berpetulang disana,,heheheh hari minggu ini ,bersiap memulai petualangan baru.Berhubung at the first time saia rafting yahhh hehhehehe... persiapan pun dimulai foto2 ,di rafting menyusul karena kamera underwater bukan punya saia ..:d ini yg berhasil saia selamatkan dari kamera saia,,waktu naik perahu di wisata selorejo
Jumat, 21 Juni 2013 0 komentar

Karimunjawa Penawar Galau

Sabtu, 11 Mei 2013 2 komentar

TRES METROS SOBRE EL CIELO

Selalu ada masanya ketika kita berada dipersimpangan,masing-masing memilih jalannya sendiri dan berharap jalan itu akan bersatu lagi.

Kau melihat orang lain menjadi kecil dan semakin kecil.Itu,semua benar kita diciptakan untuk saling memiliki,dia akan berada diujung jalan.Tp pada akhirnya hanya satu hal yg terjadi musim dingin tetap datang.Kau dan aku 3 meter diatas langit.Tiba2 kau menyadari semuanya telah berakhir,benar2 berakhir dan kemudian kau mencoba mengingat pada titik mana semua itu bermula.Kau akan menemukan bahwa segala sesuatu itu dimulai sebelum kau sempat memikirkannya.Jauh sebelumnya dan pada saat itu kau kan menyadari hal itu hanya terjadi sekali,dan tidak peduli seberapa keras kau mencoba kau tidak akan pernah merasakan hal yg sama lagi,kau tidak akan pernah lagi merasa seperti berada tiga meter diatas langit.
"TRES METROS SOBRE EL CIELO".


Film yg sangat inspiratif,dari judul nya kurang menarik,dan di scane awal pun serasa film yg sangat membosankan.Udah optimis aja kalo ni film tidak menarik sama sekali,but di akhir cerita sangat inspiratif dan mengharukan.

Dari film dg judul yg sama
By :junapey
Jumat, 03 Mei 2013 0 komentar
Tentang cinta
Di alam jiwa, sayap cinta itu sesungguhnya tak pernah patah. Kasih selalu sampai disana. “[I]Apabila ada cinta di hati yang satu, pastilah ada cinta di hati yang lain”, kata Rumi. “Sebab tangan yang satu takkan bisa bertepuk tanpa tangan yang lain”. Mungkin Rumi bercerita tentang sesuatu yang seharusnya. Inti cinta adalah memberi.. Kalau cinta berawal dan berakhir pada Allah, maka cinta pada yang lain hanya upaya menunjukkan cinta Pada-NYa, pengejawantahan ibadah hati yang paling hakiki selamanya memberi yang kita berikan, selamanya membahagiakan orang-orang yang kita cintai. 

0 komentar

Perempuan Pencari Tuhan I-II


Ini hanya sebuah catatan, ehm… catatan patah hati !! jika mendengar kata itu pasti yang terlintas dibenak saya dan pasti kita semua adalah tentang cinta yang kandas, tentang cinta yang putus sampai disini saja, tentang perpisahan, tentang airmata yang berlinang, tentang perihnya hati seperti tersobek sobek, berdarah darah, teriris iris, dan semua yang menyebabkan dunia serasa mengalami kiamat kubro, kata nya “lebih baik sakit gigi daripada sakit hati” hahahha :) apa iya sih patah hati seperih itu lukanya :) *tanya aja
Sabtu, 30 Maret 2013 0 komentar

Taman Nasional BALURAN

Taman Nasional Baluran adalah salah satu Taman Nasional di Indonesia yang terletak di wilayah Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur, Indonesia (sebelah utara Banyuwangi). Nama dari Taman Nasional ini diambil dari nama gunung yang berada di daerah ini, yaitu gunung Baluran. Gerbang untuk masuk ke Taman Nasional Baluran berada di 7°55'17.76"S dan 114°23'15.27"E. Taman nasional ini terdiri dari tipe vegetasi sabana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Tipe vegetasi sabana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran yakni sekitar 40 persen dari total luas lahan.


Sebelum tahun 1928 AH. Loedeboer, seorang pemburu kebangsaan Belanda yang memiliki daerah Konsesi perkebunan di Labuhan Merak dan Gunung Mesigit, pernah singgah di Baluran. Beliau telah menaruh perhatian dan meyakini bahwa Baluran mempunyai nilai penting untuk perlindungan satwa, khususnya jenis mamalia besar.
Pada tahun 1930 KW. Dammerman yang menjabat sebagai Direktur Kebun Raya Bogor mengusulkan perlunya Baluran ditunjuk sebagai hutan lindung.

Afrika di ujung timur Pulau Jawa, itulah julukan yang biasa disematkan kepada Taman Nasional Baluran di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Betapa tidak, kawanan rusa dan kerbau hingga savana membentang luas akan Anda lihat di sana. Membutuhkan waktu hampir sembilan jam jika ingin menuju Taman Nasional (TN) Baluran dari Malang. Pilihan transportasi berupa bus dan kereta api tersedia untuk menuju 'Afrika' seluas 25 hektar ini di Jawa Timur. Mungkin, tempat seperti ini hanya satu-satunya di Pulau Jawa

Perjalanan panjang ini saya mulai dari kota tempat tinggal saya di Malang,berdua dg teman saya dg menggunakan motor bebek perjalanan pun dimulai.Lokasi TN Baluran terbilang cukup mudah ditemukan, pintu gerbang utamanya terletak di Jalan Situbondo-Banyuwangi yang merupakan akses utama para pengendara dari Jakarta atau Jawa Timur menuju Bali. Jadi, bagi yang doyan berkendara dari Jakarta menuju Bali lewat jalur Pantura pasti melewati TN Baluran.

Dari pintu utama, kami masih harus menempuh perjalanan 12 kilometer untuk menikmati savana. Ingat, kondisi jalan di sana belum begitu bagus. Oleh sebab itu, jangan sekali-sekali menggunakan mobil sedan jika ingin menjelajah TN Baluran..heuheuheu

Setelah letih menempuh perjalanan, akhirnya pemandangan savana nan indah yaitu savana bekol dan monyet-monyet liar seolah menjadi penyambut kami. Setelah menempuh perjalanan 12 kilometer dari gerbang utama, kami akan menuju pos kedua .

Di sana kita bisa mendaftarkan diri untuk menyewa penginapan dengan harga yang fantastis, bayangkan saja cukup keluarkan Rp 35 ribu kita bisa bermalam di sebuah wisma dengan nuansa kayu-kayu khas rumah eropa.Namun hari itu kami memang tidak berencana untuk satay lebih lama di Baluran.

Tiba saatnya untuk mengeksplor TN Baluran, berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari salah seorang penjaga TN Baluran,"Ular kobra itu memang tidak khusus menyerang manusia, tapi kalau terinjak bisa jadi dia mengancam kita dengan bisa-nya," kata penjaga TN Baluran, yg saya saat itu kita temui.

Binatang seperti rusa, banteng dan kerbau hitam adalah

Baru berjalan 10 langkah di daerah ini kawanan Rusa pun menyambut. Kerbau-kerbau berbaris rapih seolah menantang kami untuk mengambil gambar. Begitu kita mendekati mereka, binatang itu justru ngacir. Alhasil butuh lensa panjang jika ingin mengabadikan momen mereka. Sayangnya, saat  kami berkunjung Banteng yang menjadi incaran hanya nampak 1 atau 2 ekor saja.

Tak hanya memiliki hamparan savana yang luas,ternyata, TN Baluran juga memiliki Pantai Bama yang sangat cantik dg hutan mangrovenya yg exsotis.Wahana Pantai Bama merupakan kawasan ekosistem laut yang masuk dalam lingkungan Taman Nasional (TN) Baluran, Situbondo, Jawa Timur. Pantai ini memang masih tergolong asing bagi pecinta dunia bawah laut.Itupun kami tau setelah berkenalan dengan salah seorang rekan mas yahya nama-nya beliau lah yang mengajak kami untuk mencoba snorkling.Berhubung saya belum berani mencoba dunia bawah laut dan skaligus kurang mood ,saya urung untuk bersnorkling ria.

Kondisi air di pantai Bama memang sedikit keruh, bukan karena kotor akibat manusia, tetapi pantai ini dekat dengan hutan mangrove. Alangkah baiknya jika kita mencoba snorkeling pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB sampai pukul 09.00 WIB.


Sambil menunggu,masyoga dan mas yahya yang mencoba snorkling saya menghabiskan waktu dan mengambil moment monyet-monyet liar yang saling berbaur.Sembari menunggu yang sedang snorkling saya menyempatkan diri  menyusur jalan setapak untuk menyusuri hutan mangrove,  menyambangi Pantai Bama sambil ditemani monyet-monyet liar yang berkeliaran di sekitar hutan mangrove pada Jumat (30/3/2013) lalu semakin seru.


 
;